18 October 2008

jakarta-bogor-jakarta, oktober 2008


well, sabtu siang 10 oktober 2008 –yang jelas udah sangat lama sekali- gandung, chandra und ich baru aja abis dari sekolah setelah melakukan hal yang tidak2 di sekolah. secara itu hari terakhir-akhir-akhir banget kita libur, jadi kita memutuskan untuk menghabiskan malming –malam minggu, khas anak muda perkotaan- di sudut2 kota, entah dimana akan dilanjutkan yang bersangkutan.


Jam 3 setenga 4 kita melesat ke arah stasiun tebet, karena gandung ngebet ke B-O-G-O-R pake kereta. yang perlu dicatet sodara-sodari, naeknya KERETA EKONOMI (kasta paling rendah dalam kehidupan per-kereta-api-an Indonesia). singkatnya, jam 4 kita nungguin kereta ekonomi yang datengnya sekitar setengah jam sekali.

Brrrrrrrrr......bzzzzz…..toeeeeeetttt…….kereta ekonomi pertama lewat. Sarden aja kalah penuh tuh ama keretanya. Rame tak dinyana (mungkin ini term bagi orang yang baru pertama kali naek kereta setelah belasan tahun gak pernah naek kereta).

Baiklah saudara abe, anda tentu masih survive untuk nunggu kereta berikutnya’kan? Tentu iya.

Brrrrrrrrr......bzzzzz…..toeeeeeetttt…….kereta ekonomi kedua lewat dengan indah. Oh..yes..oh no..oh..uh..ah..ah.......... yang ini jauh lebih hot, sampe ada yang naek ke atap kereta. Akhirnya si chandra bilang,"Be, naek ke atep aja yuk?". Semoga Chandra saat itu sangat sadar dengan apa yang diucapakannya. Ajigile, gue gak kebayang kalo ada kotoran burung jatoh di atas tuh atep, ada yang kepeleset, trus jatoh, trus pala buntung, trus badan kepotong, trus muka berantakan, trus baju robek, trus celana sobek, apalagi coba yang bisa dibanggain dari badan yang termutilasi kereta.

Untuk keduakalinya saudara abe, apakah anda masih kuat dan sehat untuk menunggu kereta selanjutnya? Mari kita coba!

sebelum kereta ketiga dateng, gue ngomong,"woy, kalo kereta abis ini masih bersarden-ria, mending kita ke pizza aja, daripada maksain, nyampe bogor tinggal nama kan gak seru jalanjalannya!". Usulan ini lantas diindahkan oleh yang lain.

Brrrrrrrrr......bzzzzz…..toeeeeeetttt…….kereta-ekonomi-harapan-anak-bangsa akhirnya lewat. lalu, kami bertiga menyongsong kereta itu dengan sebuah asa di hati, kelak kereta itu lebih lengang. Jeng….jeng…jeng…-dengan posisi kamera di zoom-in dan muka penuh kejutan- ternyata ramenya melebihi penonton pelantikannya om barry –obama-, serius betulan.

Untuk kesekiankalinya saudara abe, apakah anda rela dan bersedia untuk menunggu lebih lama kereta-berkasta-rendah itu? Oh, ampun di-je!!

akhirnya kita meluncur ke pizza tanpa ngeliat muka2 melas penumpang kereta yang sesek, kepanasan dan mungkin hampir meregang nyawa.

-----

"DELIGHT BER-4, pizza semua ya mbak!" sahut gue kepada mbaknya pizza

pizza dateng, 30 menit kemudian tandas sama orang2 laper yang nunggu lama di stasiun......

cengkramacandatawatangisharubahagiadansenang menyita waktu kami sekitar dua jam. Jam enam sudah tiba.

gandung-yang-masih-penasaran-akan-kota-hujan akhirnya bertutur halus, “ke stasiun lagi yuk!”

tiket ekonomi ac –satu kasta di atas ekonomi biasa- sudah dipesan. Setengah tujuh, ekonomi ac merapat, naeklah kami bertiga. Ya Allah makasi bener dah, kesampean juga jalanjalan make kereta.

Oh tidak, perjalanan kami tak terasa –karena pemandangannya gelap- sudah dua jam. Duduklah kita di tempat-duduk-lesehan-atau-di-lantai-kereta, ngantuk, mata sayup2, pengen tidur.

Roda kereta yang menari-menari akhirnya sampai di kotahujanyangtidaksedanghujan itu. Mimpi tiga bocah terkabul. betapa indah kotahujanyangtidaksedanghujan alias bogor di kala malam. Baiklah lima menit menikmati sendunya kota bogor sudah c-u-k-u-p.

Mesen tiket pulang, ekonomi kasta rendah untuk keberangakatan terkahir menuju Jakarta. Tak dinyana, jam 9 beli tiket, jam 10 kami melenggang menuju Jakarta, cukup satu setengah jam kami sampai di Jakarta.

Chandra berlabuh di sta tebet, gue dan gandng berlabuh berdua di sta manggarai. Sungguh ngantuknya hari ini. Kantuk itu belum selesai kern ague harus nyari transport pulang. Akankah naek kereta lagi? Tentu saja tidak saudara abe! Oren-oren di tengah malam –bajay- akhirnya melabuhkan gue di rumah tercinta.

Kisah sakses menuju bogor,


Makin tua makin jadi…

ariefbudiman

ucapan yang begitu sangat amat terlambat sekali....

people....

Happy Belated Eid Mubarak

1429 H

"purify our heart and our mind"

-peaceloveundgaul....

abe

29 September 2008

aku punya teman... teman sepermainan.... ah..ah..ah..


Itulah cuplikan dari lagu TTM-nya tante Maia dan tante Mulan Jamee-lah/-dong. Tapi yang dipake cuma yang dua kalimat di awal doang.

Yak...

Teman sepermainan. Pada tau kan gue ber-afiliasi di PK (ceelah afiliasi nih maenannya!). Sekarang yang pengen gue bahas adalah manusia2 pengisi PK -angkatan gue tentunya-. hehehe

Yippie... mereka adalah teman2 terbaik gue selama di SMA. Gila bareng, ketawa bareng, nontong bareng, tidur bareng (zz), makan bareng, merangkak bareng (yang tau nudge gue!), sampe nangis bareng. They're my best twenty-one persons ever.

Walaupun kehidupan kami sangat keras di PK dan di SMA 8, kami tetap tegar dan teguh kukuh berlapis baja (uwoooo!). Penyakit kita yang paling ketauan dan sangat menular adalah banci kamera, bisa dibilang di mana ada kamera harus ada kita. Sampe2 kita bikin aturan termahsyur dan tersohor bahwasanya "GAK ADA FOTO YANG KURANG DARI TIGA KALI!", itulah semboyan kita. Ini merupakan salah satu dari ribuan, jutaan, milyaran atau bahkan triliunan foto (ih, mampus gue kena kanker lebay nih!) yang kita abadikan. ckckckckck

ceelah nampang semua nieeeehzzz....

kitalah manusia2 paling banci kamera sejagad.. hahahaaha

Sebenernya sih, inti postingan gue hari ini cuma pengen pamer foto2 doang.... berhubung gue harus masukin baju ke lemari baju karena pembokat gue sudah pada meluncur ke kampungnya masing-masing. jadi gue cau dulu....

*abe si tukang pamer

"Bukan Cinta Bisu", berarti Cinta Laura donk! zz

Di tengah hot-hotnya puasa (H-2 lebaran cing, yeay!!), gue ngotak-ngatik remote, channel silih berganti menghiasi layar kaca akibat pencetan gue setiap sepersepuluh detik sekali (ckckckck!). Akhirnya berlabuhlah gue, di channel bertitle raisodni, hahahaha. Kebetulan, di sono lagi di setel film gak mutu dan ceritanya norak setengah mampus. Judulnya aja sensasiona;, "BUKAN CINTA BISU", lalu apa CINTA LAURA?? CINTA FITRI?? CINTA INDAH?? zzz

Beginilah sinopsisnya :

Jadi ada dua anak kembar, satunya hidup jadi orang kaya (sebut aja namanya Mimin), yang satunya lagi jadi pembantu dan si pembantu ini tunawicara a.k.a gagu(Momon). Suatu saat si Momon kerja di rumahnya Mimin (noh, kan baru di awal aja udah gak jelas!), lalu si Momon hidupnya selalu dengan hinaan dan cercaan. Sama ibunya si Mimin, si Momon selalu disiksa sampe2 disemprot pake pewangi pakaian dan akhirnya si Momon BUTA.

Setelah penderitaan lebay yang gak henti-hentinya, si Momon bertemu dengan cowok yang kaya, ganteng dan kawan-kawannya. Mulai deh india-nya jalan, baru ketemu udah nyanyi2. Setelah itu gue gak tau lagi kelanjutannya gimana karena gue udah males ngeliatnya, pengen ketawa dikira gila, mau muntah puasa jadi batal, mendingan gue ganti. Kalo mo liat sinopsis benernya klik disini

Ya lumayan deh ngabisin waktu setengah jam ngeliat film yang sebenernya GAK PERLU DAN GAK PANTES buat ditonton, tapi apa mau dikata, orang Indonesia (bukan gue lho!) sukanya sama film2 bgitu, jadilah para produser yang tidak bermutu yang hanya mengandalkan otak yang ceper untuk membuat film yang tidak bermutu juga. Weleh-weleh...............

*a lil' review from a dimwit.wekeke

25 September 2008

Laskar Pelangi.... great!!

Inilah film terbaik sepanjang bulan puasa...

Sebuah adaptasi sinema dari novel fenomenal LASKAR PELANGI karya Andrea Hirata, yang mengambil setting di akhir tahun 70-an

Hari pertama pembukaan kelas baru di sekolah SD Muhammadyah menjadi sangat menegangkan bagi dua guru luar biasa,
Muslimah (Cut Mini) dan Pak Harfan

Hari itu, Harun, seorang murid istimewa menyelamatkan mereka. Ke 10 murid yang kemudian diberi nama Laskar Pelangi oleh Bu Muslimah, menjalin kisah yang tak terlupakan.

5 tahun bersama, Bu Mus, Pak Harfan dan ke 10 murid dengan keunikan dan keistimewaannya

Di tengah upaya untuk tetap mempertahankan sekolah, mereka kembali harus menghadapi tantangan yang besar. Sanggupkah mereka bertahan menghadapi cobaan demi cobaan?

Film ini dipenuhi kisah tentang kalangan pinggiran, dan kisah perjuangan hidup menggapai mimpi yang mengharukan, serta keindahan persahabatan yang menyelamatkan hidup manusia, dengan latar belakang sebuah pulau indah yang pernah menjadi salah satu pulau terkaya di Indonesia

(Ikranagara), serta 9 orang murid yang menunggu di sekolah yang terletak di desa Gantong, Belitong. Sebab kalau tidak mencapai 10 murid yang mendaftar, sekolah akan ditutup. masing masing, berjuang untuk terus bisa sekolah.

Di antara berbagai tantangan berat dan tekanan untuk menyerah, Ikal (Zulfani), Lintang (Ferdian) dan Mahar (Veris Yamarno) dengan bakat dan kecerdasannya muncul sebagai pendorong semangat sekolah mereka.

watching without any partner... hiks

It's time for holiday! tapi gue ga punya plan apa2, jadinya hari2 liburan gue hampa dan gersang. Secara naluriah, gue butuh yang namanya hiburan, tapi gue gatau dengan cara apa gue bisa dapet yang namanya entertainment a.k.a hiburan. Masa gue mesti nonton gosip, udah gak jaman, secara gosip udah kayak makan, 3 kali sehari tersedia buat nambah2in dosa. Akhirnya, dengan monotonnya hidup gue salam liburan, akhirnya gue memutuskan untuk nonton SENDIRIAN.

Yah, awal2nya gue sempet garing sendiri, kalo ngebayangin gue nnton sendirian, beli tiket nnton biasanya lebih dari 2 tiket, sekarang cuma bilang "1 tiket aja, mbak!". wkwkwkwk. By the way, akhirnya gue mutusin untuk nnton laskar pelangi, mumppung masih anget di bioskop.

Oke, sekitar jam 1 gue melenggang mnuju mal a*ion. Gak nyampe 15 menit gue udah nyampe ke 21-nya. Buset, rame banget udah kayak kejadian H. Saikon - itu tuh yang bagi2 zakat trus ada yang modar, 20an orang gitu katanya -. Tapi, gue gak ciut. Gue harus tetep berusaha sampe titik darah penghabisanuntuk mendapat tiket nnton. Gak lama sih gue ngantri, 10 menitan gue udah dapet tiket.

Gue masih heran aja, tahun 2008 which is tahun di mana semua udah ter-program secara komputer, masih ada aja bioskop yang ngandelin cara tradisional, alias tiket robekan - tiket yang lo dapet kalo lo mau parkir -, udah gtu ngatur tepatnya masih pake kertas dan di tempat yang lo pilih bakal di coret ama mbak2nya. Begitu tradisionalnya, sampe gue terharu. Yah, kalo masih ngawang2 mikirnya, nih gue kasih unjuk tiket yang udah gue beli.

Padahal udah tahun 2008 masih ada aja karcis parkiran di 21.hahaha


Berhubung masih jam setengah dua dan filmnya baru mulai jam 2.15, gue mutusin untuk jalan2 ke toko buku gnunug gnuga (inget lo cuma jalan2, alias cuci mata). Akhirnya gue berputar layaknya balerina di toko buku itu, baca2 buku baru, trus ngeliatin orang yang iseng baca2 buku seks sambil ketawa-ketawa, nyobain software anak-anak yang ngitung2 angka sampe baca buku persiapan UASBN a.k.a UAS-nya anak SD.

Tak dinyana dan tak diduga, perilaku imbisil gue di toko buku hanya memakan waktu yang tidak lama, sekitar 20 menit, jadi gue masih punya sisa waktu sekitar 25 menit lagi. setelah gue jadi balerina yang sejujurnya gak indah di toko buku, gue melanjutkan walking-walking gue ke M*t*ha** dept. store. Sekali lagi saudara-saudara, gue hanya menjadi musafir yang berkelana menghabiskan waktu demi menonton sebuah film.

Selanjutnya gue kids section, di situ banyak maenan2. Akhirnya, gue meng-investigasi barang-barang itu dengan mengelus dada, karena harganya yang irrasional untuk anak berumur balita. Oke, selesai investigasi sambil mengelus dada, akhirnya waktunya hampir mulai.

Dengan gesit dan lincahnya gue menelusup langsung ke lantai paling atas di mana 21 berada. Wets... lebih rame cing.... kejadian H. Saikon lewat deh kayanya, lebih kayak ngantri audisi KDI dan tetek-bengeknya. Dengan gaya mematung, gue bolak-balik ngambil hape dari kantong celana -biar dikira sibuk, abisnya gue sendirian sih!-. Mana udah rame, dari kejauhan ada orang pacaran yang lagi ngomongin gue, tanpa malu2 gue sambangi aja, eh mereka malah pergi. hahahahahahaahahahaha -rating kebegoan dan ketololan gue bertambah-.

5 menit berlalu, pengumuman ala 21 berbunyi, tandanya penantian gue selama setengah jam bakal terbayar dengan dibukanya studio itu. Hahahahahahahahahaha, time for watching......

125 menit seru, gue abisin sendirian. Saatnya tiba untuk gue pulang kembali ke rumah, yang jelas buat nge-postlah... Ternyata enak juga nnton sendirian, walaupun garing kayak kerupuk, tapi seru ah. Lo bisa imbisil sendiri, tanpa ada orang yang lo kenal. Asik'kan? Selamat Mencoba.... lol

22 September 2008

Bersedia....Siap....Yak !! (The Beginning)

Untuk pertama kalinya gue ngebuat blog. Awalnya, gue mikir, bikin blog adalah menumpahkan segala isi otak gue untuk dilihat mata-mata tak berdosa orang lain. Tapi akhirnya gue mengetahui bahwa ada gunanya juga yah, ya itung-itung ngisi waktu luang yang panjang dan membosankan lagi sepi dan sendiri (baca: bete). Masih bingung dan mencari-cari induk nih untuk membuat blog gue lebih berwarna dengan kisah hidup gue yang biasa2 aja. Ya sudahlah, gue juga udah males ngetik panjang-panjang entar gue bisa kapalan lagi, kalo gue kapalan entar gabisa nulis lagi, entar kalo gabisa nulis gue bisa belajar lagi, entar kalo gabisa belajar gue gak pinter lagi, entar kalo gue gabisa pinter, gue gabisa nulis blog lagi (lebay mode : super advance). 
*very tire!